Spread the love

BLORA, Blok7.id – Warga Dusun Bulakan, Desa Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, terpaksa melewati jalan alternatif yang licin bak sawah untuk menuju ke kota.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kondisi tersebut terjadi lantaran jalan utama yang menjadi akses utama warga masih dalam proses pembangunan.

Pargi, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa jalan alternatif yang harus dilalui berubah menjadi sangat licin setelah hujan. Meski berisiko, ia tetap melewatinya demi berjualan di Pasar Wulung.

“Terpaksa harus lewat jalan alternatif yang seperti sawah untuk jualan di Pasar Wulung. Karena ini jalan satu-satunya, meski harus ekstra hati-hati agar tidak jatuh,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Ia menambahkan, beberapa hari sebelumnya sejumlah warga yang hendak berangkat kerja maupun anak sekolah juga banyak yang terjatuh di jalur tersebut.

“Saya pulang dari pasar pagi, bersamaan dengan orang berangkat kerja dan anak sekolah. Sudah banyak yang jatuh di jalan alternatif ini,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Bulakan, Khoirul Hakim, mengimbau warganya agar lebih berhati-hati. Ia bahkan menyarankan agar warga tidak keluar-masuk Bulakan jika tidak mendesak.

“Jika tidak sangat penting, mau keluar masuk Bulakan saya imbau jangan dulu ya, soalnya jalan cadong ke timur (alternatif) sedang sakit,” tegasnya.

Kendati demikian, pembangunan jalan Pilang – Temulus terus dikebut menjelang berakhirnya kontrak pekerjaan yang ditargetkan rampung pada 15 Desember 2025.

Proyek dengan nilai Rp 11.721.321.000 dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi tersebut dikerjakan oleh CV. Cengkir Gading dengan pengawasan dari CV. Tiara Sinergi.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan rekonstruksi Jalan Pilang – Bulakan – Temulus dimulai pada 22 Agustus 2025 dan ditargetkan selesai tepat waktu.

Adapun volume pekerjaan meliputi rigid pavement sepanjang 3.154 meter dengan lebar 4,50 meter, penanganan dua unit jembatan, serta pembangunan talud beton sepanjang 104 meter. (Hans)

error: Content is protected !!