GROBOGAN, Blok7.id – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Blora, Sugito, menghadiri kegiatan Pembukaan Sekolah Tani Sesi II dan Peresmian eSKAPe yang digelar oleh Lapas Kelas IIB Purwodadi, Jawa Tengah, Sabtu (31/5/2025).
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.
“Saya optimis bahwa program serupa dapat diterapkan di Rutan Blora,” kata Sugito, sebagai Karutan Blora.
Ia juga menyampaikan bahwa, dengan adanya dukungan dari Pemerintah Daerah serta kerjasama dengan organisasi kemasyarakatan yang peduli terhadap pembinaan warga binaan, program seperti Sekolah Tani sangat mungkin untuk direalisasikan.
“Sebagian besar warga binaan kami berasal dari masyarakat kurang mampu. Jika mereka diberi keterampilan yang tepat, bukan tidak mungkin mereka bisa turut membantu meningkatkan perekonomian keluarganya setelah bebas,” ungkap Sugito.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program eSKAPe dan pembukaan Sekolah Tani ini.
Ia menilai, langkah ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden dan akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kerja sama ini menjadi fondasi kuat dalam pelaksanaan Sekolah Tani Sesi II yang menyasar warga binaan dan klien pemasyarakatan sebagai peserta aktif program pembinaan berbasis pertanian,” katanya.
Mardi Santoso berharap, kegiatan ini dapat menjadi model percontohan bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah.
“Jadikan awal keberhasilan menuju kesuksesan bersama,” tandas Mardi Santoso, menutup sambutannya dengan optimisme terhadap sinergi pembinaan berbasis kerja sama lintas lembaga.
Diketahui, puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Purwodadi, Bapas Pati, dan Yayasan IPWL Al-Ma’laa.
Kegiatan diawali dengan peninjauan hasil produk narapidana dan klien pemasyarakatan yang dipamerkan di area pertanian Lapas Purwodadi.
Produk-produk tersebut mencerminkan keberhasilan program pembinaan yang selama ini dilakukan di dalam lapas dan bapas, serta menggambarkan semangat kemandirian para warga binaan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman perdana benih padi oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Kalapas Purwodadi, Kepala Bapas Pati, dan Ketua IPWL Al-Ma’laa.
Usai penanaman, dilakukan pula kegiatan penebaran benih ikan di area kolam eSKAPe yang berada di lingkungan pertanian Lapas Purwodadi.
Setelah kegiatan simbolis tersebut, rangkaian dilanjutkan dengan sambutan dari Kalapas Purwodadi dan Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah.
Turut hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, Kabapas Pati, perwakilan dari IPWL Al-Ma’laa serta Karutan Blora Sugito bersama para Kepala UPT eks Karesidenan Pati lainnya. (Hans)
