Spread the love

Blora. Blok7.id – Pergerakan tanah yang terus terjadi di wilayah Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto turun langsung ke lokasi tanah ambles di Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto, Senin (04/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya meninjau kondisi lapangan, tetapi juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak bencana. Kehadiran Kapolres Blora ini menjadi bentuk respons cepat terhadap ancaman keselamatan permukiman warga.

Diketahui, tanah ambles di wilayah tersebut diketahui telah terjadi sejak Oktober 2025. Hingga kini, pergerakan tanah tercatat mencapai panjang sekitar 200 meter dengan kedalaman amblesan kurang lebih 50 sentimeter. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan rumah warga di sekitarnya.

AKBP Wawan Andi Susanto menegaskan pentingnya langkah antisipatif demi keselamatan masyarakat. Salah satu opsi yang ditawarkan adalah relokasi bagi warga yang tinggal di titik paling rawan.

“Kami hadir di sini untuk melihat langsung kondisi lapangan serta memastikan keselamatan warga. Kami menawarkan opsi relokasi tempat tinggal bagi warga yang rumahnya berada di titik paling rawan, demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto di sela-sela pengecekan.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., pejabat utama Polres Blora, serta jajaran Forkopimcam Banjarejo. Kapolres juga meminta keterlibatan aktif instansi teknis untuk penanganan lanjutan.

Lebih lanjut, ia mendorong agar BBWS Pemali Juana, Dinas PUPR, dan BPBD Kabupaten Blora segera menyusun langkah konkret di lapangan guna mencegah kondisi semakin memburuk.

“Kami berharap langkah-langkah pencegahan segera diambil oleh pihak terkait agar pergerakan tanah ini tidak semakin parah, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal tanpa rasa was-was,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian Polri, Kapolres Blora turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga terdampak, di antaranya Triyono, Janarto, Sayid, Suwarni, dan Susilowati.

Sementara itu, pihak BBWS Pemali Juana yang turut meninjau lokasi menyampaikan telah menyiapkan rencana penanganan darurat. Upaya yang akan dilakukan meliputi pembangunan bronjong atau turap di tepi sungai serta perbaikan sistem drainase.

Hal tersebut ditujukan untuk mengendalikan aliran air agar tidak meresap ke zona patahan tanah yang memicu terjadinya amblesan. Kegiatan peninjauan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dan berjalan dengan lancar.

error: Content is protected !!