Spread the love

Semarang. Blok7.id — Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Peringatan itu disampaikan saat rapat koordinasi lintas sektor bersama Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan, Jumat (20/2/2026), di kompleks kantor Gubernur Jateng.

“Belakangan ini, banyak bencana yang terjadi di Jawa Tengah karena cuaca ekstrem. Oleh karena itu, perlunya koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata Luthfi.

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Jawa Tengah masih berada pada periode puncak curah hujan.

Menurutnya, wilayah ini diperkirakan akan mengalami hujan tinggi selama Februari–Maret 2026.

“Jadi kita harus siap ketika mudik lebaran nanti, di Jawa Tengah akan terjadi banyak hujan,” ujarnya.

Faisal menambahkan, khususnya daerah tengah dan pegunungan, curah hujan diperkirakan menengah hingga tinggi pada Maret dan April.

“Maret dan April ini, Jawa Tengah khususnya di bagian tengah dan pegunungan, curah hujannya menengah sampai tinggi,” jelasnya.

Terkait upaya mitigasi, BMKG telah melakukan modifikasi cuaca di wilayah Jawa Tengah. Proses ini berlangsung dari 15 Januari hingga 3 Februari 2026 dengan 148 penerbangan yang berhasil mengurangi curah hujan hingga 42,95%.

“Kendati tak menghentikan hujan secara langsung, langkah ini diharapkan bisa mengurangi potensi kebencanaan hidrometeorologi. BMKG juga membuka opsi langkah lanjutan jika diperlukan,” ujar Faisal.

error: Content is protected !!