Spread the love

Blora. Blok7.id – Masyarakat di Blora diminta waspada. Pasalnya, beredar dokumen palsu yang mencatut nama instansi resmi, mulai dari dinas pertanian hingga kepolisian.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Peringatan ini disampaikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora melalui Instagram resminya @dp4.blora, Rabu, 25 Maret 2026.

Dalam unggahan itu, ditunjukkan contoh surat yang digunakan pelaku untuk menipu korban.

Modus Surat Penipuan

Dalam foto yang beredar, pelaku membuat dua jenis dokumen palsu.

  • Pertama, surat yang mengatasnamakan Kepolisian Republik Indonesia. Isinya berupa laporan dugaan penyalahgunaan pupuk bersubsidi. Dalam surat tersebut, korban dituduh membeli pupuk subsidi dalam jumlah besar tanpa izin. Tak hanya itu, korban juga diminta membayar sejumlah uang dengan dalih “biaya pencabutan berkas”. Bahkan dicantumkan ancaman pidana jika tidak memenuhi permintaan tersebut.
  • Kedua, pelaku juga membuat surat “izin penyaluran” seolah-olah dari dinas pertanian. Dokumen ini menyebut korban sebagai agen atau penyalur pupuk resmi.

Kedua surat itu dibuat seolah saling berkaitan. Tujuannya untuk meyakinkan korban bahwa dokumen tersebut benar dan resmi.

Cara Pelaku Menjerat Korban

  • Modus ini biasanya dimulai dari pengiriman dokumen melalui pesan pribadi atau aplikasi chat.
  • Korban dibuat panik dengan tuduhan pelanggaran hukum.
  • Setelah itu, pelaku menawarkan “jalan keluar” dengan meminta sejumlah uang.

Imbauan Resmi

  • Dinas Pertanian Blora menegaskan bahwa instansi pemerintah tidak pernah meminta uang damai atau biaya pencabutan perkara ke rekening pribadi.
  • Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada surat atau dokumen yang diterima secara digital tanpa verifikasi.
  • Jika menerima dokumen mencurigakan, warga diminta segera mengecek langsung ke kantor dinas pertanian atau kepolisian terdekat.
  • Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Tips Agar Tidak Jadi Korban

Agar terhindar dari modus ini, masyarakat bisa melakukan langkah berikut:

  • Tetap tenang, jangan panik saat menerima surat bernada ancaman
  • Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi yang mengatasnamakan instansi
  • Cek langsung ke kantor resmi terkait untuk memastikan kebenaran dokumen
  • Periksa detail surat, seperti nomor, tanda tangan, dan format resmi
  • Jangan mudah percaya pada dokumen digital tanpa cap dan verifikasi
  • Lindungi data pribadi, termasuk KTP dan nomor telepon
error: Content is protected !!