BLORA, Blok7.id – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Blora. Anggota DPRD Blora dari Partai Demokrat, Supriedi, meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, jajaran Pemerintah Kabupaten Blora, serta masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai sosok sederhana, bersahaja, dan dekat dengan rakyat.
Sejak kabar wafatnya tersebar, rumah duka di Dukuh Pesantren, Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo, dipadati pelayat yang datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Sejumlah anggota DPRD Blora tampak hadir untuk mendoakan almarhum dan memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Ketua DPRD Blora, Mustopa, yang turut melayat pada Rabu (17/6/2026), menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas wafatnya Supriedi.
“Kami keluarga besar DPRD Blora turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Bupati Blora juga hadir secara langsung sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Kehadiran para pejabat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bukti besarnya penghargaan terhadap sosok Supriedi.
Tak hanya kalangan pejabat, warga sekitar pun berbondong-bondong datang melayat. Mereka mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, serta aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Beliau orang baik dan selalu dekat dengan warga. Kami sangat kehilangan,” ungkap salah seorang pelayat.
Semasa hidupnya, Supriedi dikenal sebagai kader Partai Demokrat yang memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Blora. Berbagai dedikasi dan pengabdiannya menjadi warisan yang akan terus dikenang.
Kepergian Supriedi merupakan kehilangan besar bagi Kabupaten Blora. Sosoknya yang sederhana, peduli, dan penuh semangat pengabdian akan selalu hidup dalam ingatan masyarakat.
Selamat jalan, Supriedi. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasimu untuk masyarakat dan daerah tercinta.
(Redaksi/Hans)
