Spread the love

BLORA, Blok7.id – Tambang sumur minyak mentah berlokasi di Dukuh Ndono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terbakar hebat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 12.33 WIB, bahkan menurut KS warga setempat, akibat kebakaran itu diduga apinya sampai menyambar rumah warga.

“Hiya betul terjadi kebakaran di sumur pengeboran minyak mentah di Ndono. Sumur tersebut milik pak Hartono, (orang Jawa Timur), yang baru di bor,” terang KS, saat dikonfirmasi wartawan media ini melalui via WhatsApp pribadinya. Karena menurutnya, wartawan tidak diperbolehkan naik ke Ndono untuk meliput, Minggu (17/8/2025) siang.

“Bahkan ada rumah warga yang sengaja dirobohkan guna menghindari terjadinya kebakaran yang menjalar. TKP-nya di selatan sendang. Mengerikan kebakaran ini, bahkan asapnya tambah hitam dan meninggi. Kobaran itu dari sumber pengeboran minyak, api yang masih keluar membesar,” lanjutnya.

Oleh karena kejadian tersebut, sementara ada beberapa korban luka bakar.

“Ada korban luka bakar 1 orang, sudah ditangani puskesmas,” ungkap KS.

“Ada lagi korban, waktu kegiatan nyiduki (ambil limbah pakai gayung) di pembuangan air, tiba-tiba meledak, korban belum sempat lari sudah terkepung api. Warga tidak berani nolong korban, karena api membesar. Dan korban yang luka namanya SKP. Saat ini dia dilarikan ke rumah sakit. Untuk korban meninggal belum diketahui sampai saat ini,” ucap KS.

Disisi lain, RH warga setempat menjelaskan, ini baru saja ada korban 1 orang yang meninggal dan 1 bayi luka bakar serius.

“Ini baru saja ada yang neninggal 1 orang yakni nenek berusia 60 tahun dan 1 bayi, cucu dari nenek tersebut berusia 1 tahun luka bakar, saat ini dibawa di RSUD Blora,” terangnya.

Sementara itu Kades Gandu, Iwan Sucipto saat dikonfirmasi Blok7.id, melalui sellularnya, dia membenarkan adanya kebakaran tersebut.

“Hiya benar mas, terjadi kebakaran di sumur minyak yang baru di bor. Dan kejadian barusan saja,” katanya.

Terpisah, Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, yang meninggal dunia 1 orang.

“Yang meninggal 1 orang, ibuk-ibuk umur 60 tahun. Dan anaknya luka bakar,” terangnya.

“Dan ini masih olah TKP,” lanjut AKPB Wawan.

Sampai berita ini dirilis, pihak kepolisian Polres Blora masih menangani kejadian tersebut.

Untuk Damkar Blora belum bisa memadamkan api tersebut. Sampai Damkar dari Pertamina didatangkan untuk memadamkan api. Namun sampai malam ini, api masih menyala. Untuk penyebab kebakaran belum diketahui.

Informasi, data yang dihimpun di lapangan, korban luka bakar yang lain :

  1. HT, Perempuan, (30), luka bakar di seluruh Muka/wajah
  2. NF, (10), luka bakar
  3. AD (2) luka bakar di muka/wajah dan sekujur tubuh bagian depan.

(Hans)

error: Content is protected !!