Spread the love

Blok7.id – Pemerintah Indonesia telah menetapkan 1 Ramadan, menandai dimulainya bulan suci yang dinanti umat Islam di seluruh Tanah Air.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Salah satu sunnah yang sangat dianjurkan selama Ramadan adalah sahur, yakni makan sebelum waktu imsak agar tubuh memiliki energi untuk menjalani puasa seharian penuh.

Namun, sahur tidak bisa dilakukan sembarangan. Alih-alih membuat tubuh kuat berpuasa, beberapa jenis makanan dan minuman justru bisa membuat Anda lebih cepat lapar, haus, lemas, bahkan mengalami gangguan pencernaan.

Berikut ini beberapa menu sahur yang sebaiknya dihindari atau dibatasi agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat:

1. Teh Manis

Teh manis memang jadi menu sahur favorit banyak orang Indonesia karena rasanya segar dan mudah dibuat. Namun, konsumsi gula berlebihan saat sahur tidak dianjurkan. Makanan dan minuman manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang memicu pelepasan insulin, sehingga kadar glukosa bisa turun drastis di bawah batas normal. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa lelah, ngantuk, lemas, dan haus lebih cepat saat berpuasa.

Selain itu, teh juga memiliki sifat diuretik, yaitu merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat berkurang dan berisiko menyebabkan dehidrasi.

2. Ikan Asin dan Makanan Asin

Makanan tinggi garam seperti ikan asin, telur asin, keripik, dan camilan asin lainnya juga sebaiknya dihindari saat sahur. Kandungan natrium yang tinggi dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh dan membuat penyerapan air menjadi tidak optimal.

Dampaknya, tubuh akan lebih cepat merasa haus selama puasa. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan asin juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan membuat tubuh terasa lemas di siang hari.

3. Makanan Pedas

Bagi pecinta pedas, sahur tanpa sambal terasa kurang lengkap. Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan pedas saat sahur sebaiknya dikurangi. Makanan pedas dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memicu gangguan pencernaan seperti mulas, nyeri perut, diare, hingga maag kambuh.

Jika sampai mengalami diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan, sehingga risiko dehidrasi saat berpuasa menjadi lebih besar.

4. Minuman Berkafein

Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda juga perlu dibatasi saat sahur. Kafein bersifat diuretik yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Hal ini menyebabkan cairan tubuh lebih cepat keluar dan meningkatkan risiko dehidrasi.

Akibatnya, rasa haus bisa muncul lebih cepat meski puasa baru berjalan beberapa jam.

Tips Sahur Sehat agar Puasa Lebih Kuat

Agar puasa lebih lancar dan tubuh tetap bertenaga, pilihlah menu sahur yang:

  • Tinggi serat (sayur, buah, gandum, oatmeal)
  • Mengandung protein (telur, ikan, tempe, tahu, daging tanpa lemak)
  • Karbohidrat kompleks (nasi merah, roti gandum, kentang, ubi)
  • Cukup cairan (air putih minimal 2 gelas saat sahur)
error: Content is protected !!