Bojonegoro. Blok7.id – Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita meninjau kesiapan peluncuran serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia.

Peninjauan dilakukan di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, S.IP, M.Si turut hadir bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Kehadiran Pemkab Blora disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional penguatan ekonomi desa.

Jenderal Tandyo menilai progres pembangunan KDKMP di wilayah Bojonegoro, Lamongan, dan Blora sudah menunjukkan kesiapan yang cukup baik menjelang peluncuran nasional pada 16 Mei 2026.

“Kesiapan operasional harus dipastikan secara matang agar pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabupaten Blora ditargetkan memiliki 295 kantor KDMP/KDKMP. Berdasarkan paparan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, S.Sos, hingga Mei 2026 pembangunan telah berjalan di 233 titik.

Seluruh pembangunan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026. Sedangkan untuk tahap launching nasional pekan ini, Blora menyiapkan 55 gerai KDKMP yang tersebar di 16 kecamatan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat pemenuhan sarana dan prasarana sehingga pelaksanaan launching KDKMP di Kabupaten Blora dapat berjalan optimal,” ungkap Dandim 0721/Blora.

Bupati Arief Rohman mengatakan Pemkab Blora siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, KDKMP bisa menjadi solusi penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Program ini sangat baik untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa. Kami optimistis KDKMP mampu membantu masyarakat, terutama dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok seperti gas dan pupuk agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujar Bupati Arief Rohman.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Blora juga berkomitmen meningkatkan kapasitas pengelola koperasi melalui pelatihan dan pendampingan.

Langkah itu dilakukan agar koperasi dapat berkembang secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

KDKMP nantinya diproyeksikan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat desa, pusat pengembangan produk UMKM, hingga penghubung ekonomi desa dengan pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa, Pangdam V/Brawijaya, Irjen TNI, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Bupati Bojonegoro beserta jajaran, serta unsur Forkopimda terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!